Kulkul

Kabar Bali, dari banjar sampai bandara

Bupati Bekasi Lantik 154 Kades, Minta Dana dan Aset Desa Dikelola Tertib

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja melantik 154 kepala desa hasil Pilkades serentak untuk masa jabatan 2026–2034 pada Rabu pagi, 4 November 2026. Dalam acara di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi itu, ia mengingatkan para kades agar tidak menyalahgunakan wewenang dan tidak korupsi, terutama dalam mengelola keuangan serta aset desa.

Redaksi KulkulTerbit Diperbarui 3 menit baca
Rapat bisnis dengan panel beragam dan pembicara di ruang konferensi modern.
Ilustrasi · Foto: Werner Pfennig / Pexels

DENPASAR, KULKUL — Sebanyak 154 kepala desa di Kabupaten Bekasi resmi dilantik pada Rabu, 4 November 2026. Dalam acara itu, Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengingatkan mereka agar tidak menyalahgunakan wewenang dan tidak melakukan korupsi, terutama dalam urusan keuangan dan aset desa.

Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menegaskan peringatan agar para kades yang baru dilantik tidak menyelewengkan dana desa.

Asep meminta dana desa, alokasi dana desa, dan aset milik desa dikelola secara tertib dan bertanggung jawab sesuai peraturan perundang-undangan. Ia juga meminta para kades menjalankan amanah dengan integritas, kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas.

"Jaga amanah dan integritas. Jalankan tugas dengan jujur, transparan, dan akuntabel. Hindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang dan korupsi," kata Asep.

Menurut Asep, keuangan dan aset desa mesti membawa manfaat sebesar-besarnya bagi warga, bukan dipakai demi kepentingan pribadi atau kelompok. Dalam arahan itu, bupati juga menekankan pentingnya merangkul seluruh elemen masyarakat setelah Pilkades.

Bupati juga menyebut kades berperan penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, program pembangunan desa perlu diselaraskan dengan kebijakan pemerintah kabupaten.

Selain itu, Asep meminta para kades meningkatkan mutu pelayanan publik dan tanggap terhadap kebutuhan warga. "Jadilah pemimpin yang responsif terhadap kebutuhan warga, serta berkomitmen dalam penanganan kemiskinan, peningkatan sarana dan prasarana, kesehatan, pendidikan, dan kualitas pelayanan publik," ujarnya.

Sekitar 800 peserta hadir. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Andi Oddang Riuh Hutomo turut hadir dan memimpin pengamanan.

Kehadiran Kapolres bersama jajaran Forkopimda dimaksudkan sebagai wujud sinergi TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam mengawal Pilkades. Rangkaian acara usai pukul 08.50 WIB, berjalan aman, tertib, dan lancar dengan pengawalan personel Polres Metro Bekasi.

Di antara para kades yang dilantik adalah Ayatulloh, 41 tahun, yang kini memimpin Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya. Sebelumnya ia berjualan gorengan dan memilah sampah.

Salah satu prioritas Ayatulloh adalah membangun tempat pemakaman umum bagi warganya. Selama ini warga harus mencari lahan makam di luar desa karena lahan yang memadai belum tersedia, dan banyak yang tidak punya tanah sendiri untuk pemakaman keluarga.

"Visi-misi saya sebenarnya banyak, tetapi salah satu yang ingin saya wujudkan adalah membangun tempat pemakaman umum untuk masyarakat," kata Ayatulloh. Ia juga mengaku bersyukur atas dukungan keluarga, saudara, dan simpatisan yang hadir menyaksikan pelantikan.

Warga yang ingin meminta bantuan atau melaporkan gangguan keamanan dan ketertiban bisa menghubungi Layanan Polisi 110 atau nomor Polres Metro Bekasi 0811-1939-110.

Analisis redaksi

Tafsir Redaksi Kulkul atas fakta di atas, bukan bagian dari laporan.

Peringatan soal korupsi disampaikan di forum yang sama dengan pengambilan sumpah jabatan, penyematan tanda jabatan, dan penyerahan SK. Penempatan itu dapat dibaca sebagai upaya pemerintah daerah menanamkan pesan integritas sejak hari pertama para kades menjabat. Penekanan pada dana desa, alokasi dana desa, dan aset desa menunjukkan bagian pengelolaan yang oleh bupati dipandang perlu dijaga ketat.

Pesan itu juga dikaitkan dengan arahan agar program desa diselaraskan dengan kebijakan kabupaten dan agar pelayanan publik meningkat. Hal ini berpotensi menjadikan pemerintah kabupaten sebagai rujukan utama arah pembangunan desa. Kehadiran unsur Forkopimda, Dandim, dan Kapolres di acara tersebut juga menunjukkan dukungan lintas lembaga untuk mengawal proses pasca-Pilkades. Bagaimana pengawasan itu berjalan setelah pelantikan patut dicermati, terutama bagi kades baru seperti Ayatulloh yang membawa program konkret, yakni pembangunan TPU, untuk warganya.

Topik: Bupati Bekasi, Kapolres Metro Bekasi, Desa Pahlawan Setia, Ayatulloh

Baca juga

Terbaru