Bupati Badung dan Wagub Bali Tinjau Longsor Pelaga; Dua Pengunjung Masih Dicari
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mendatangi lokasi longsor di Pelaga Eco Park, Kecamatan Petang, Senin (2/11/2026). Dua pengunjung yang diduga tertimbun belum ditemukan, sementara pencarian dipimpin Basarnas dan dibatasi maksimal tujuh hari. Pemerintah daerah juga menyatakan akan mengevaluasi keamanan akomodasi wisata di Badung.

Dua pengunjung yang diduga tertimbun material longsor masih dicari.
Hingga pukul 17.30 WITA, tim gabungan belum berhasil menemukan keduanya. Pencarian sudah ditempuh lewat jalur darat, penyusuran aliran sungai, dan pengerahan anjing pelacak K9 milik Polda Bali.
Bencana terjadi pada Minggu malam, 1 November 2026, dipicu tingginya intensitas hujan di kawasan itu. Hujan lebat disebut mengguyur wilayah setempat sejak Minggu sore. Longsor menerjang sekitar pukul 23.00 WITA, dengan curah hujan di lokasi tercatat 121 milimeter per hari.
Saat longsor datang, ada 23 tamu yang menginap di Pelaga Eco Park. Sebanyak 21 orang selamat, sedangkan dua lainnya masuk daftar pencarian. Salah satu korban adalah warga lokal bernama Bangkit Mubarok, dan satu lagi warga negara asing yang identitasnya belum diketahui.
Material longsor menimpa empat tenda glamping dan merusaknya, satu di antaranya hanyut. Sejumlah bangunan penginapan juga dilaporkan terbawa arus sungai akibat hujan deras. Longsor susulan turut terjadi di kawasan tersebut.
Pelaga Eco Park menempati lahan seluas empat hektare dengan 25 unit tenda glamping. Letaknya di area berkemiringan atau jurang, di tepi Tukad Yeh Kilap. Lokasi yang ditinjau kedua pejabat berada di Banjar Bukit Buluk Tiying, Desa Pelaga.
Operasi pencarian dipimpin Basarnas dan melibatkan 127 personel gabungan dari berbagai unsur. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya berada di lokasi untuk memantau jalannya pencarian.
Peninjauan itu turut diikuti Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba. Hadir pula perangkat daerah dari Pemprov Bali dan Pemkab Badung, personel TNI-Polri, serta aparat Desa Sulangai.
Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ketut Wirajaya, menjelaskan bahwa pencarian berjalan dengan tiga skema tim. Giri Prasta menyebut tim SAR gabungan sudah menyisir dari hilir sampai hulu sungai.
Untuk memudahkan kerja di sepanjang sungai, pemerintah provinsi menutup bendung di bagian utara guna mengurangi debit air. Langkah itu juga dimaksudkan agar pembersihan material longsor berlangsung lebih aman. Gede Teja menjelaskan soal langkah ini. "Dilakukan penutupan sebagian pintu air bendungan di hulu agar air ke sungai berkurang, dengan maksud memudahkan pencarian di sepanjang sungai," kata Gede Teja.
Giri Prasta menempatkan aspek kemanusiaan sebagai pertimbangan utama. "Prioritas kita sekarang adalah sisi kemanusiaan, memastikan terlebih dahulu area timbunan ini tidak ada lagi orang yang tertimbun," kata I Nyoman Giri Prasta.
Bupati Adi Arnawa mengungkapkan harapan agar upaya gabungan segera membuahkan hasil. "Saat ini proses pencarian masih berlangsung. Kami berharap upaya yang dilakukan bersama ini segera membuahkan hasil," kata Adi Arnawa.
Jika penelusuran di area timbunan belum berhasil, tim akan menyisir secara rutin dari bendungan di bagian hilir sampai titik kejadian. Gede Teja menyampaikan perkembangan pencarian hingga sore hari. "Hingga pukul 17.30 WITA, belum dapat menemukan korban. Operasi pencarian akan dilanjutkan besok," kata Gede Teja.
Pencarian ditetapkan berlangsung selama maksimal tujuh hari. Setelah itu dilakukan sinkronisasi dan evaluasi bersama keluarga korban. Batas waktu itu mengikuti ketentuan yang berlaku.
Di luar penanganan darurat, Pemkab Badung menyatakan komitmen untuk mengevaluasi tingkat keamanan dan kondisi lingkungan di sekitar akomodasi wisata. Evaluasi tersebut mencakup keamanan kawasan wisata di Badung, terutama di wilayah utara.
Kawasan Badung Utara sendiri sedang dikembangkan sebagai destinasi pariwisata alam dan agrowisata. Pemerintah menyebut wilayah itu gencar dibangun untuk tujuan tersebut.
Analisis redaksi
Tafsir Redaksi Kulkul atas fakta di atas, bukan bagian dari laporan.
Kehadiran bupati dan wakil gubernur di lokasi memperlihatkan bahwa penanganan longsor Pelaga melibatkan dua tingkat pemerintahan sekaligus. Pemprov Bali menutup bendung di bagian utara, BPBD provinsi memantau di lapangan, sedangkan Pemkab Badung menyatakan akan mengevaluasi keamanan akomodasi wisata. Pembagian peran ini dapat menjadi ujian koordinasi, terutama bila hasil evaluasi menuntut keputusan yang menyentuh kewenangan lebih dari satu lembaga. Siapa yang memegang keputusan akhir atas kawasan yang bersinggungan dengan sungai dan bendungan patut dicermati.
Pernyataan evaluasi menyeluruh juga berpotensi menjadi tolok ukur komitmen politik pemerintah daerah. Kawasan Badung Utara sedang digenjot sebagai destinasi wisata alam dan agrowisata, sementara Pelaga Eco Park berdiri di lahan berkemiringan atau jurang dan di tepi Tukad Yeh Kilap. Menjadi pertanyaan, seberapa jauh evaluasi akan menyentuh tata letak dan perizinan akomodasi di lokasi serupa, dan apakah hasilnya diumumkan kepada publik. Dengan 21 dari 23 tamu selamat dan dua lainnya masih dicari, tekanan agar evaluasi berjalan konkret dapat meningkat bila pencarian tidak membuahkan hasil dalam batas tujuh hari.
Keterlibatan perangkat Desa Sulangai dalam peninjauan dapat dibaca sebagai pengingat bahwa pengawasan kawasan wisata tidak hanya urusan kabupaten dan provinsi. Pemerintah tingkat desa berada paling dekat dengan lokasi dan warga. Karena itu, cara evaluasi nanti melibatkan unsur desa patut dicermati, termasuk dalam memantau kondisi lingkungan di sekitar penginapan. Prioritas kemanusiaan yang ditegaskan Giri Prasta menjadi landasan penanganan saat ini. Namun evaluasi jangka menengah yang dijanjikan pemerintah akan menunjukkan apakah pengembangan pariwisata alam di Badung Utara mampu berjalan beriringan dengan pertimbangan keselamatan pengunjung.
Topik: Bupati Badung, Wakil Gubernur Bali, Bali
Baca juga
Pariwisata
Kuta, Badung: dari Kampung Pesisir Warga hingga Tujuan Wisata DuniaEkonomi Bali
Koster Siapkan Sanksi Bertahap hingga Tinjau Izin Hotel yang Abaikan Produk LokalEkonomi Bali
Koster Minta Mitra Korea Garap Konversi Kendaraan Listrik tanpa Bebani PenggunaEkonomi Bali
BRI Region 17 dan Pegadaian Kanwil VII Denpasar Jajaki Sinergi Bisnis di Bali
Terbaru
- Gubernur Maluku Sapa Wisatawan Asing di Bandara Ngurah Rai untuk Promosi Wisata · Pariwisata ·
- 60 Wirausaha Muda Pertamuda 2026 Matangkan Inovasi di The Patra Bali · Ekonomi Bali ·
- Peneliti Karangasem Kaji Kulit Salak Bali sebagai Bahan Antibakteri Alami · Ekonomi Bali ·
- BSU 2026 Rp900 Ribu Dijadwalkan Cair November-Desember, Ini Syarat Penerimanya · Ekonomi Bali ·
- Bulog Bali Bentuk Satgas Khusus Awasi Penyaluran Beras SPHP, Cegah Pengoplosan · Ekonomi Bali ·