Danantara Garap PSEL Denpasar Raya, Target Nasional Selesai 2028
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) ditugasi menangani proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Denpasar Raya sebagai bagian dari target penyelesaian masalah sampah nasional hingga 2028. Proyek ini merupakan bagian dari tahap kedua dengan nilai investasi Rp18 triliun yang melibatkan pendanaan internasional dan nasional, membuka peluang investasi energi bersih di Bali.

DENPASAR, KULKUL —
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) resmi ditugasi menangani pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Denpasar Raya. Penugasan ini merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan persoalan sampah di seluruh Indonesia hingga tahun 2028 [2]. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa infrastruktur yang dibangun harus komplit dan menjadi prioritas strategis nasional [2].
Proyek PSEL di Denpasar Raya ditetapkan sebagai salah satu dari tiga Proyek Strategis Nasional, alongside fasilitas di Bekasi dan Bogor Raya [2]. Danantara Indonesia melalui PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) melanjutkan pengembangan proyek PSEL tahap II dengan nilai investasi mencapai Rp 18 triliun [3]. Proyek ini membidik delapan lokasi di Indonesia, termasuk Denpasar Raya, untuk membangun kapasitas pengolahan limbah yang lebih besar [3].
Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, menekankan bahwa setiap investasi harus menyeimbangkan imbal hasil komersial dengan dampak strategis [1]. Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik memiliki nilai sekitar 1,5 miliar dolar AS dan telah menarik minat investor global [4]. Penerbitan obligasi untuk proyek tersebut mengalami oversubscribed hampir empat kali lipat dari nilai yang ditawarkan [1]. Sekitar 75 persen dari total permintaan obligasi berasal dari investor di Amerika Serikat dan Eropa [4].
CFO Denera, Ramadan Harahap, menyatakan bahwa indikasi komitmen pendanaan awal melampaui US$ 4 miliar [3]. Tenor pinjaman yang ditawarkan untuk proyek ini mencapai 23 tahun, memberikan fleksibilitas jangka panjang bagi pengembangan infrastruktur [3].
Nafan Aji Gusta dari Mirae Asset Sekuritas menyatakan bahwa proyek ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas eksposur bisnis ke sektor energi bersih, pengelolaan limbah, dan infrastruktur berkelanjutan [3].
Erri Dewi Riani dari TPIA menyatakan bahwa kelanjutan proyek PSEL nantinya akan bergantung pada hasil feasibility study (FS) dan dikeluarkannya Final Letter of Award [3].
"Masalah sampah itu komitmen Presiden untuk selesaikan seluruh sampah sampai 2028. Danantara diberi tugas. Tender teknologi sudah," kata Airlangga Hartarto [2].
Analisis redaksi
Tafsir Redaksi Kulkul atas fakta di atas, bukan bagian dari laporan.
Penugasan Danantara untuk menangani proyek PSEL di Denpasar Raya memiliki implikasi ekonomi yang signifikan bagi Bali. Proyek ini tidak hanya menyelesaikan masalah sampah, tetapi juga membuka peluang investasi energi bersih yang besar. Dengan nilai investasi mencapai Rp18 triliun untuk tahap II dan target nasional hingga 2028, Bali dapat menjadi pusat pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi di Indonesia. Hal ini dapat menarik investor asing dan domestik yang tertarik pada sektor energi terbarukan dan pengelolaan lingkungan.
Potensi dampak ekonomi dari proyek ini meliputi penyerapan tenaga kerja lokal, pengembangan infrastruktur berkelanjutan, dan peningkatan kapasitas pengelolaan limbah. Dengan melibatkan 85 calon mitra dan pendanaan dari konsorsium internasional, proyek ini memiliki potensi untuk menjadi model pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan di Bali. Namun, keberhasilan proyek ini juga bergantung pada hasil feasibility study dan kelancaran proses tender teknologi, yang perlu dipantau secara ketat oleh pihak terkait.
Sumber
- Antara News jatim, “Danantara utamakan imbal hasil dan dampak strategis investasi” — jatim.antaranews.com
- CNBC Indonesia, “Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!” — cnbcindonesia.com
- KONTAN, “Danantara Garap 8 Proyek Waste to Energy, Simak Peluang CDIA, BIPI, BNBR, dan OASA” — insight.kontan.co.id
- ANTARA, “Danantara utamakan imbal hasil dan dampak strategis investasi” — antaranews.com
Topik: Danantara
Baca juga
Ekonomi Bali
Danantara Mulai Beli Saham di Pasar Modal Lewat Mitra Investasi, Bukan Pilih LangsungEkonomi Bali
Saldi Isra Soroti Literasi Pemuda dan Kekhawatiran Ketergantungan AIEkonomi Bali
Anggaran Film Adaptasi Elden Ring Naik Jadi Rp 3,6 Triliun, Masuk Daftar Film Termahal A24Ekonomi Bali
Arus Modal Asing Berbalik Arah, Stabilitas Pasar Saham dan Rupiah Jadi Sorotan