Edisi Minggu, 18 Oktober 2026
Kulkul

Kabar Bali, dari banjar sampai bandara

Raline Shah Resmi Mundur dari Jabatan Staf Khusus Menkomdigi

Redaksi KulkulTerbit Diperbarui 1 menit baca
Kotak suara minimalis dengan 'Vote' dan bendera Amerika, melambangkan pemilihan.
Ilustrasi · Foto: Sora Shimazaki / Pexels

Pengunduran diri ini berlaku efektif pada 13 Oktober 2026, menandai berakhirnya masa tugasnya yang dimulai sejak Januari 2025 [1].

Dalam pengumuman resminya, Raline Shah menjelaskan bahwa ia menghadapi situasi sulit karena kesibukan dan komitmen lain yang tidak lagi selaras dengan tugasnya sebagai Staf Khusus. "Kini saya menghadapi situasi yang sulit karena kesibukan dan komitmen saya yang lain tidak menunjukkan keselarasan saya dengan tugas saya sebagai Staf Khusus," kata Raline Shah [2].

"Atas pertimbangan hal tersebut, atas persetujuan Ibu Menteri yang saya hormati, saya mengundurkan diri," tambahnya [2].

Keputusan ini juga menandai perubahan dalam komposisi pejabat publik yang berasal dari kalangan artis di pemerintahan Prabowo-Gibran.

Analisis redaksi

Tafsir Redaksi Kulkul atas fakta di atas, bukan bagian dari laporan.

Pengunduran diri Raline Shah dari jabatan strategis di Kementerian Komunikasi dan Digital ini menyoroti dinamika internal pemerintahan dalam mengelola pejabat publik yang berasal dari latar belakang non-birokrasi. Dengan masa tugas yang relatif singkat, mulai Januari 2025 hingga Oktober 2026, Raline Shah berhasil mengimplementasikan kebijakan krusial terkait perlindungan anak di ruang digital, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025. Namun, ketidakselarasan antara komitmen pribadi dan tuntutan jabatan menjadi faktor utama yang mendorong keputusannya untuk mundur.

Keputusan ini juga memberikan konteks tambahan mengenai struktur kepegawaian di pemerintahan. Meskipun staf khusus memiliki hak keuangan dan fasilitas setara dengan jabatan eselon I.b, mereka tidak berhak atas pensiun atau pesangon sesuai Perpres Nomor 68 Tahun 2019. Hal ini menunjukkan bahwa posisi staf khusus lebih bersifat sementara dan berbasis kepercayaan, bukan karier jangka panjang. Pengunduran Raline Shah juga menjadi bagian dari tren lebih besar di mana sejumlah figur publik seperti Giring Ganesha, Raffi Ahmad, Yovie Widianto, dan Deddy Corbuzier telah menduduki berbagai posisi strategis dalam pemerintahan Prabowo-Gibran, mencerminkan upaya diversifikasi sumber daya manusia di sektor publik.

Sumber

  1. Kompas.com, “Raline Shah Mundur dari Jabatan Stafsus Menkomdigi” — nasional.kompas.com
  2. detikInet, “Raline Shah Blak-blakan Alasan Mundur dari Stafsus Menkomdigi” — inet.detik.com

Topik: Raline Shah, Menkomdigi, Prabowo-Gibran

Baca juga

Raline Shah Resmi Mundur dari Jabatan Staf Khusus Menkomdigi