Edisi Selasa, 27 Oktober 2026
Kulkul

Kabar Bali, dari banjar sampai bandara

MKNT Cetak Laba Rp15,15 Miliar, Ekuitas Positif dan Saham Kembali Reguler di BEI

PT Remitra Global International Tbk (MKNT) membukukan laba bersih Rp15,15 miliar per 30 September 2026, berbalik dari rugi Rp1,53 miliar setahun sebelumnya. Saham MKNT kembali diperdagangkan secara reguler di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia mulai Senin, 26 Oktober 2026, setelah mekanisme khusus yang berlaku lebih dari dua tahun diakhiri.

Redaksi KulkulTerbit Diperbarui 2 menit baca
Close-up kacamata yang terletak di atas dokumen keuangan dengan berbagai grafik dan diagram.
Ilustrasi · Foto: RDNE Stock project / Pexels

Tahun sebelumnya, pada periode yang sama, perseroan masih merugi Rp1,53 miliar [1].

Saham MKNT mulai Senin, 26 Oktober 2026, diperdagangkan lewat mekanisme reguler di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) [2][3]. Langkah itu menutup masa panjang penggunaan mekanisme perdagangan khusus, yang menurut catatan bursa berlaku lebih dari dua tahun [2].

Sebelum kembali ke papan reguler, saham perusahaan berada di Papan Pemantauan Khusus dengan mekanisme full-call auction (FCA) [2].

Dari sisi kinerja, penjualan bersih mencapai Rp312,69 miliar. Angka itu tumbuh 8.397 persen jika dibandingkan dengan Rp3,68 miliar setahun sebelumnya [1]. Beban pokok penjualan ikut membengkak menjadi Rp247,67 miliar dari Rp7,52 miliar [1].

Laba kotor tercatat Rp65,02 miliar. Setahun sebelumnya, pos itu berada di posisi minus Rp3,83 miliar, sehingga kenaikannya mencapai 1.797 persen [1].

Beban umum dan administrasi naik menjadi Rp41,15 miliar dari Rp4,44 miliar. Beban penjualan dan pemasaran sebesar Rp4,42 miliar, sedangkan beban keuangan Rp4,45 miliar [1]. Pos beban lainnya turun menjadi Rp212,55 juta, padahal tahun sebelumnya pos tersebut mencatat surplus Rp6,7 miliar [1].

Laba per saham dasar menjadi Rp2,76, dari minus Rp0,28 pada periode yang sama tahun sebelumnya [1]. Laba periode berjalan sembilan bulan pertama 2026 yang disebut bursa sebesar Rp15,16 miliar menopang perbaikan posisi keuangan [2][3].

Perbaikan itu terlihat pada ekuitas. Per 31 Desember 2025 ekuitas perseroan negatif Rp7,35 miliar, sedangkan per 30 September 2026 positif Rp5,65 miliar [2][3].

Bursa meminta semua pihak berkepentingan memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan MKNT. "Bursa meminta kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan MKNT," kata Teuku Fahmi Ariandar, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 Bursa Efek Indonesia [1].

Analisis redaksi

Tafsir Redaksi Kulkul atas fakta di atas, bukan bagian dari laporan.

Dari kacamata ekonomi, kasus MKNT dapat menjadi cermin bagi investor yang menimbang emiten kecil di sekitar sektor pariwisata Bali. Bahan yang tersedia tidak menyebut lini usaha MKNT, sehingga keterkaitannya dengan pariwisata Bali tidak dapat dipastikan dari fakta yang ada. Yang tercatat adalah pola kinerja: penjualan bersih melonjak dari Rp3,68 miliar menjadi Rp312,69 miliar, sementara beban pokok penjualan ikut naik ke Rp247,67 miliar dan beban umum dan administrasi ke Rp41,15 miliar [1]. Lonjakan sebesar itu berpotensi memunculkan pertanyaan di benak investor tentang keberlanjutan pendapatan, terutama karena basis pembandingnya sangat kecil.

Di sisi lain, pembukaan suspensi pada 19 Oktober 2026 dan kembalinya saham ke perdagangan reguler dapat dibaca sebagai sinyal bahwa persyaratan bursa telah dipenuhi manajemen [2][3]. Ekuitas yang berbalik positif Rp5,65 miliar masih tergolong tipis dibanding penjualan bersih yang ratusan miliar rupiah [1][2]. Imbauan bursa agar pelaku pasar mencermati keterbukaan informasi emiten patut dicermati sebagai pengingat bahwa kepercayaan investor, termasuk pada emiten yang bersinggungan dengan pariwisata dan properti di Bali, berpotensi bergantung pada transparansi laporan, bukan semata pada angka pertumbuhan [1].

Sumber

  1. Emitennews.com, “Bebas Suspend, ARA Brutal, Pendapatan Emiten ini Melangit 8.397 Persen” — emitennews.com
  2. Suara Independent News, “BEI Kembalikan Saham MKNT ke Papan Pengembangan” — suaraindependentnews.id
  3. IDX Channel, “Saham MKNT Keluar dari Papan FCA, Kembali ke Perdagangan Reguler” — idxchannel.com

Topik: MKNT, BEI

Baca juga