BCA Gelar Buyback Saham 19–21 Oktober 2026, Pekerja Dilarang Bertransaksi
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjalankan pembelian kembali saham selama tiga hari, 19 sampai 21 Oktober 2026. Selama periode itu seluruh pekerja bank dilarang bertransaksi saham BCA. Nilai dana dan jumlah saham yang akan dibeli belum disebutkan dalam informasi yang beredar.

DENPASAR, KULKUL — PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadwalkan pembelian kembali sahamnya pada 19 hingga 21 Oktober 2026 [3]. Program tiga hari itu dimulai Senin 19 Oktober dan berakhir Rabu 21 Oktober [4].
"Benar," kata Jahja Setiaatmadja [1].
Dalam pemberitahuannya, perusahaan menyampaikan jadwal itu secara tertulis. "Kami informasikan bahwa Perusahaan akan melaksanakan pembelian kembali saham BCA (buyback) mulai tanggal 19 Oktober 2026 sampai dengan 21 Oktober 2026," tulis BCA [2].
Selama pelaksanaan buyback, seluruh pekerja BCA tidak diperbolehkan bertransaksi atas saham perusahaan [1]. Larangan berlaku sepanjang 19 hingga 21 Oktober 2026 [1].
Aksi korporasi ini bertumpu pada persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar 12 Maret 2026 [4]. Perseroan memiliki waktu 12 bulan untuk melaksanakannya, terhitung dari 12 Maret 2026 sampai 11 Maret 2027 [3].
Buyback kali ini merupakan kelanjutan dari program yang telah direalisasikan pada April dan Juni 2026 [4]. Pelaksanaan dalam tiga hari ini menjadi bagian dari realisasi program sebelumnya tersebut [3].
Manajemen BCA menyebut langkah itu sebagai tanda keyakinan terhadap bisnisnya. "Buyback juga menjadi wujud keyakinan BCA atas fundamental bisnis perseroan, sekaligus untuk mendukung stabilisasi pasar modal Indonesia," kata manajemen BCA [4].
Manajemen juga menilai dampaknya terhadap kinerja perusahaan terbatas. "Pelaksanaan buyback ini tidak memiliki dampak material bagi kinerja keuangan dan kegiatan usaha perseroan," kata manajemen BCA [4].
Perseroan menyatakan akan mengikuti perkembangan pasar selama program berjalan. "Kami akan senantiasa memperhatikan dinamika pasar dalam pelaksanaan buyback," kata manajemen BCA [4].
Masa pelaksanaan 12 bulan itu dapat berakhir lebih awal. Perseroan membuka kemungkinan mengakhirinya lebih cepat dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan [3].
Sementara itu, informasi pelaksanaan buyback tidak memuat nilai dana yang disiapkan maupun jumlah saham yang akan dibeli kembali [2].
Analisis redaksi
Tafsir Redaksi Kulkul atas fakta di atas, bukan bagian dari laporan.
Dari fakta yang ada, buyback BCA tiga hari ini tampak sebagai bagian dari rangkaian aksi yang sudah berjalan sejak April dan Juni 2026 [4]. Manajemen mengaitkannya dengan stabilisasi pasar modal Indonesia [4]. Bagi Bali, yang perekonomiannya bertumpu pada pariwisata dan nilai tanah, tafsir yang berpotensi muncul adalah soal likuiditas dan sentimen. Saham perbankan besar dapat menjadi salah satu pilihan investasi pemilik dana dari sektor pariwisata dan properti di daerah. Karena itu, langkah yang ditujukan menjaga kepercayaan pasar dapat berkaitan dengan kenyamanan mereka menempatkan dana di pasar modal, bukan hanya pada aset tanah.
Namun hubungan itu belum terbukti dalam bahan yang tersedia. Nilai dana dan jumlah saham yang akan dibeli tidak diumumkan [2], sehingga skala dampaknya terhadap likuiditas pasar masih menjadi pertanyaan. Manajemen sendiri menyatakan buyback tidak berdampak material bagi kinerja keuangan dan kegiatan usaha perseroan [4]. Patut dicermati pula bahwa periode tiga hari ini hanya sebagian dari masa 12 bulan yang disetujui pemegang saham [3], sehingga arah pelaksanaan berikutnya baru dapat dinilai setelah ada keterbukaan informasi lebih lanjut.
Sumber
- CNBC Indonesia, “BCA Mau Buyback 19-21 Oktober, Karyawan Dilarang Jual-Beli Saham” — cnbcindonesia.com
- www.suaralandak.co.id, “BCA Jalankan Buyback Saham pada 19 hingga 21 Oktober 2026” — suaralandak.co.id
- detikFinance, “BCA Umumkan Buyback Saham 19-21 Oktober” — finance.detik.com
- investor.id, “BBCA Bakal Serok Saham Lagi, Simak Agendanya” — investor.id
Topik: BCA
Baca juga
Ekonomi Bali
IHSG Anjlok ke Level Terendah Enam Tahun; Bahan Belum Memuat Dampak ke Investasi Pariwisata BaliEkonomi Bali
Bali Terapkan Ganjil-Genap BBM Subsidi, 66 SPBU Buka 24 JamEkonomi Bali
Jadwal dan Mekanisme Pendaftaran Uji Kompetensi Perpajakan 2026 Periode 1–8Ekonomi Bali
Kesiapan Pasokan Pertalite 48 Juta Liter dan Mekanisme Distribusi di Bali