Edisi Selasa, 20 Oktober 2026
Kulkul

Kabar Bali, dari banjar sampai bandara

Stok BBM Bali Dinaikkan ke 15 Hari, Kapal Ditambah Jadi Tujuh, Pertamax Masih Dikeluhkan

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan stok BBM di Bali naik dari 11 hari menjadi 15 hari setelah Pertamina menambah kapal pengangkut dari Jawa. Cadangan sempat merosot 3 hingga 4 hari akibat keterlambatan kapal dan kendala logistik internal. Keluhan Pertamax kosong masih muncul di sejumlah SPBU Bali pada 19 Oktober 2026.

Redaksi KulkulTerbit Diperbarui 3 menit baca
Berbagai uang kertas Euro dalam denominasi 10, 20, dan 100 di permukaan gelap, menyoroti mata uang Eropa.
Ilustrasi · Foto: Markus Spiske / Pexels

DENPASAR, KULKUL — Cadangan bahan bakar minyak (BBM) di Bali kini diklaim cukup untuk 15 hari, naik dari sebelumnya 11 hari.

Penambahan armada itu ditempuh setelah cadangan di Pulau Dewata sempat turun 3 hingga 4 hari akibat keterlambatan kapal dan kendala manajemen logistik internal [1].

Meski pasokan disebut membaik, aturan ganjil-genap untuk pengisian BBM di Bali diperpanjang sampai 23 Oktober 2026 [4]. Perpanjangan itu menandakan pembatasan masih berlaku selama distribusi dipulihkan.

Di tingkat nasional, Bahlil menyebut cadangan tidak perlu dikhawatirkan. "Secara cadangan nasional tidak ada yang perlu kita khawatirkan. Sekarang distribusinya yang kita perlancar," kata Bahlil Lahadalia [4]. Stok BBM nasional dinyatakan aman hingga 20 hari ke depan [2][6].

Cadangan Pertalite secara nasional berada pada kisaran 16 hingga 18 hari, sedangkan jenis BBM lainnya tersedia untuk lebih dari 20 hari [4]. Antrean BBM yang sempat terjadi di Bali dan Jawa Timur dilaporkan telah terurai [2][6].

Di lapangan, keluhan masih terdengar. Kekosongan Pertamax dilaporkan terjadi di sejumlah SPBU di Bali, khususnya di wilayah Denpasar Barat, Gianyar, Tabanan, dan Karangasem [5].

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa stok Pertalite mencapai 30,136 juta liter dan Pertamax 11,045 juta liter. Stok Biosolar tercatat 1,752 juta liter, sementara Solar tersedia 10,356 juta liter [5]. Data itu mengemuka dalam rapat koordinasi penanganan BBM di Terminal BBM Pertamina Sanggaran, Denpasar, pada Senin (19/10/2026) [5].

"Sesungguhnya Pertamax ini kemarin kami sudah menerima kapal Pertamax. Dan besok akan tiba lagi kapal Pertamax," kata Mars Ega [5].

Ia juga menyinggung pasokan di luar SPBU. "Tidak hanya pasokan di SPBU, pasokan untuk Pertamax di Pertashop pun akan kita maksimalkan," kata Mars Ega Legowo Putra [4].

Persoalan serupa terjadi di Jawa Timur, yang menjadi titik asal pengiriman ke Bali.

Stok BBM di Jawa Timur pada tanggal itu tercatat 60.000 kiloliter, cukup untuk enam hari. Stok cadangan Pertamina di provinsi tersebut meningkat menjadi 80.000 kiloliter setelah kedatangan armada kapal, aman untuk delapan hari [3].

Analisis redaksi

Tafsir Redaksi Kulkul atas fakta di atas, bukan bagian dari laporan.

Bagi sektor pariwisata Bali, BBM adalah komponen biaya yang menyentuh hampir semua lini, mulai dari angkutan wisatawan hingga pengiriman kebutuhan hotel dan restoran. Karena itu, pembatasan pengisian seperti ganjil-genap yang diperpanjang hingga 23 Oktober 2026 [4] berpotensi menambah waktu tunggu dan biaya operasional pelaku usaha, meski bahan tidak memuat angka dampaknya. Dampak itu patut dicermati, sebab keterlambatan kapal yang sempat menekan cadangan hingga 3 sampai 4 hari [1] menunjukkan pasokan pulau ini bergantung pada rantai pengiriman laut dari Jawa.

Dari sisi harga bahan pokok, distribusi barang di Bali berpotensi ikut terpengaruh bila BBM sulit didapat, sebab pengangkutan menggunakan bahan bakar yang sama. Kekosongan Pertamax di beberapa wilayah, termasuk Denpasar Barat, Gianyar, Tabanan, dan Karangasem [5], dapat mendorong pengguna beralih ke jenis lain atau mengantre lebih lama, yang pada gilirannya dapat memengaruhi ongkos angkut. Namun bahan belum memuat data harga pangan atau tarif transportasi, sehingga hubungan itu masih sebatas tafsir. Pertanyaan yang menjadi ujian berikutnya adalah apakah tujuh kapal dan target cadangan 15 hari [4] cukup menjaga pasokan tetap stabil setelah masa pembatasan berakhir, terlebih pengiriman ke Jawa Timur sendiri sempat menyusut pada akhir September hingga pertengahan Oktober [3].

Sumber

  1. 20detik, “Video: Bahlil Minta Pertamina Tambah Cadangan BBM Bali Jadi 15 Hari” — 20.detik.com
  2. ANTARA News Jambi, “Bahlil sebut stok BBM nasional aman, antrean di Bali dan Jatim terurai” — jambi.antaranews.com
  3. iNews, “Sidak Pertamina Surabaya, Wagub Emil Dardak Pastikan Stok BBM Jatim Aman” — inews.id
  4. CNN Indonesia, “Pertamina Tambah Kapal Distribusi, Stok BBM Bali Diklaim Aman 15 Hari” — cnnindonesia.com
  5. NusaBali, “Pertamax Masih Dikeluhkan Kosong di Sejumlah SPBU Bali, Pertamina Janji Perkuat Pasokan” — nusabali.com
  6. ANTARA, “Bahlil sebut stok BBM nasional aman, antrean di Bali dan Jatim terurai” — antaranews.com

Topik: Bahlil Lahadalia, Pertamina, Bali, Jawa Timur

Baca juga

Stok BBM Bali Dinaikkan ke 15 Hari, Kapal Ditambah Jadi