Kulkul

Kabar Bali, dari banjar sampai bandara

Harga Emas Antam Turun Rp 10.000 ke Rp 2,54 Juta, Buyback Susut Rp 30.000

Harga emas Antam ukuran 1 gram turun Rp 10.000 menjadi Rp 2.540.000 pada Jumat, 23 Oktober 2026, sementara buyback susut Rp 30.000 menjadi Rp 2.335.000 per gram. Selisih harga jual dan buyback melebar menjadi Rp 205.000 per gram, dan harga berada di level terendah dalam sembilan bulan. Bahan tidak memuat data minat jual beli di Bali; naskah ini merangkum pergerakan harga dan ongkos transaksi yang relevan bagi pembeli dan penjual.

Redaksi KulkulTerbit Diperbarui 3 menit baca
Potret seorang wanita di pasar yang memegang iguana albino, menampilkan kehidupan yang semarak di Jawa Barat, Indonesia.
Ilustrasi · Foto: Nurul Sakinah Ridwan / Pexels

Harga emas batangan Antam ukuran 1 gram melemah Rp 10.000 menjadi Rp 2.540.000 per gram pada perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026 [1]. Penurunan itu dibandingkan dengan harga Kamis, 22 Oktober, yang berada di Rp 2.550.000 per gram [5].

Harga buyback, yakni harga yang dipakai ketika masyarakat menjual kembali emasnya, bergerak lebih dalam. Angkanya turun Rp 30.000 menjadi Rp 2.335.000 per gram [1]. Selisih antara harga jual dan harga buyback pun menjadi Rp 205.000 per gram [6].

Sehari sebelumnya, pada Kamis, 22 Oktober, harga emas Logam Mulia milik PT Aneka Tambang turun Rp 4.000 menjadi Rp 2.550.000 per gram, sedangkan buyback bergeser dari Rp 2.369.000 ke Rp 2.365.000 per gram [3]. Hitungan Kontan.co.id pada hari itu menunjukkan selisih harga jual dan buyback sebesar Rp 185.000 per gram [3]. Dengan demikian, selisih tersebut membesar pada Jumat karena penurunan buyback lebih tajam daripada penurunan harga jual.

Pelemahan ini bukan kejadian satu hari. Dalam tiga hari sejak Selasa, harga emas Antam sudah susut Rp 34.000, dan posisinya kini terendah dalam sembilan bulan, di bawah Rp 2.549.000 per gram [9].

Pada kanal Pegadaian, emas Antam 1 gram tercatat Rp 2.589.000 per gram pada 23 Oktober 2026, turun Rp 4.000 dari harga sebelumnya [7]. Harga buyback untuk ukuran yang sama di Pegadaian berada di Rp 2.328.000 per gram, juga turun Rp 4.000 [7]. Untuk ukuran 0,5 gram, harga jual Rp 1.345.000 dan buyback Rp 1.164.000, masing-masing turun Rp 2.000 [7].

Harga emas Antam ukuran 5 gram di Pegadaian turun Rp 21.000, sementara buyback-nya turun Rp 19.000 dari perdagangan sebelumnya [7]. Satu keping 5 gram dijual Rp 12.713.000 dengan buyback Rp 11.644.000 [7].

Jenama lain bergerak searah. Pada 23 Oktober 2026, emas Galeri 24 ukuran 1 gram dihargai Rp 2.499.000, turun dari Rp 2.504.000 [4]. Satu sumber, Kompas.com, mencatat harga jual dan buyback Galeri 24, Antam, dan UBS di Pegadaian stabil tanpa perubahan dibandingkan pembaruan sebelumnya [8]; catatan ini berbeda dengan laporan penurunan Rp 4.000 untuk Antam di Pegadaian pada hari yang sama [7]. Buyback Galeri 24 ukuran 1 gram berada di Rp 2.354.000, sementara buyback Antam dan UBS masing-masing Rp 2.328.000 per gram [8].

Dari sisi perpajakan, pembelian emas batangan Antam dikenai PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen bagi pemilik NPWP dan 0,5 persen bagi non-NPWP [9]. Transaksi buyback bernilai di atas Rp 10 juta dikenai PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP [9].

Harga dasar emas Antam untuk berat 10 gram tercatat Rp 24.895.000, untuk 100 gram Rp 248.212.000, dan untuk 1.000 gram Rp 2.480.600.000 [2].

Analisis redaksi

Tafsir Redaksi Kulkul atas fakta di atas, bukan bagian dari laporan.

Bahan tidak memuat data penjualan, antrean gerai, atau perilaku pembeli dan penjual di Bali, sehingga dampak terhadap minat jual beli di sana belum dapat diukur. Yang dapat dibaca dari data adalah ongkos transaksi: selisih harga jual dan buyback yang melebar dari Rp 185.000 menjadi Rp 205.000 per gram dalam sehari [3][6] berpotensi membuat ongkos membeli lalu menjual kembali terasa lebih berat bagi pemilik yang ingin segera mencairkan emas. Penurunan tiga hari berturut-turut ke level terendah dalam sembilan bulan [9] dapat dibaca sebagian orang sebagai kesempatan membeli, tetapi dapat pula membuat pemilik lama menahan diri karena harga buyback lebih rendah. Pajak buyback 1,5 persen untuk transaksi di atas Rp 10 juta bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP [9] menambah beban pada penjualan bernilai besar. Selisih antarjenama, misalnya Galeri 24 yang lebih murah dari Antam di Pegadaian [8], berpotensi mengarahkan sebagian pembeli ke pilihan lain, meski belum ada data yang menunjukkan hal itu terjadi. Redaksi menilai pertanyaan tentang Bali patut diverifikasi langsung ke gerai dan pelaku di lapangan.

Sumber

  1. detikFinance, “Harga Emas Antam Ambles Rp 10.000, Buyback Anjlok Rp 30.000!” — finance.detik.com
  2. ANTARA News Jambi, “Harga emas Antam pada Jumat turun Rp10.000 jadi Rp2,540 juta per gram” — jambi.antaranews.com
  3. Pusat Data Kontan, “Harga Emas Antam (22/10) Turun, Simak Selisihnya dengan Harga Buyback” — pusatdata.kontan.co.id
  4. CNBC Indonesia, “Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam & Antam Retro Hari Ini Ambruk Semua” — cnbcindonesia.com
  5. CNN Indonesia, “Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu Jadi Rp2,540 Juta per Gram Pagi Ini” — cnnindonesia.com
  6. Pusat Data Kontan, “Grafik Harga Emas Antam Batangan Hari Ini (23/10), Naik atau Turun?” — pusatdata.kontan.co.id
  7. Kompas.com, “Harga Emas Antam di Pegadaian 23 Oktober 2026, Cek Rincian Terbarunya” — money.kompas.com
  8. Kompas.com, “Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 23 Oktober 2026: Galeri 24-UBS” — money.kompas.com
  9. CNBC Indonesia, “Perhatian! Harga Emas Antam Logam Mulia Hari ini Turun Rp 10.000 Lagi” — cnbcindonesia.com

Topik: Antam, Pegadaian, UBS, Galeri 24

Baca juga