Edisi Minggu, 18 Oktober 2026
Kulkul

Kabar Bali, dari banjar sampai bandara

Bali Terapkan Ganjil-Genap BBM Subsidi, 66 SPBU Buka 24 Jam

Pemerintah Provinsi Bali resmi memberlakukan sistem ganjil-genap untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di seluruh wilayah provinsi mulai 17 hingga 19 Oktober 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi tepat sasaran di tengah potensi kelangkaan yang terjadi di berbagai daerah.

Redaksi KulkulTerbit Diperbarui 2 menit baca
Sekelompok profesional yang beragam mendiskusikan strategi bisnis dalam suasana kantor.
Ilustrasi · Foto: Sora Shimazaki / Pexels

DENPASAR, KULKUL — Seluruh wilayah Bali mulai hari ini menerapkan aturan ganjil-genap dalam pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Kebijakan ini berlaku efektif dari Sabtu, 17 Oktober 2026, hingga Senin, 19 Oktober 2026, dengan mekanisme pembagian berdasarkan akhir nomor polisi kendaraan [1]. Kendaraan dengan plat nomor ganjil diizinkan mengisi bahan bakar pada tanggal 17 Oktober, sementara kendaraan dengan plat nomor genap mendapat giliran pada tanggal 18 Oktober [1]. Aturan ini mencakup seluruh jenis kendaraan roda empat maupun roda dua yang menggunakan BBM subsidi di Bali [3].

Untuk mendukung kelancaran distribusi, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyiapkan 66 SPBU yang beroperasi selama 24 jam penuh [3]. Dari jumlah tersebut, 42 SPBU berlokasi di Kota Denpasar dan 24 SPBU tersebar di Kabupaten Badung [3]. Volume penyaluran BBM ke seluruh SPBU di Bali mencapai 3 juta liter per hari, yang menjadi indikator utama ketersediaan stok di lapangan [2]. Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menegaskan bahwa pembagian jadwal ini berlaku serentak di seluruh Provinsi Bali [1].

Di sisi pengawasan, Pemprov Bali meminta bupati dan wali kota membentuk satuan tugas (satgas) untuk memantau penyaluran BBM bersubsidi di SPBU [4]. Dewa Indra, narasumber dari Pemprov Bali, menjelaskan bahwa tugas utama satuan tugas adalah memastikan penyaluran tepat sasaran, tepat volume, dan tepat manfaat [4].

Analisis redaksi

Tafsir Redaksi Kulkul atas fakta di atas, bukan bagian dari laporan.

Penerapan ganjil-genap BBM bersubsidi di Bali dapat dipandang sebagai respons strategis terhadap tekanan ekonomi makro yang sedang dihadapi, khususnya terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan bakar. Dengan membatasi akses pembelian berdasarkan nomor polisi, pemerintah daerah berupaya mengurangi beban subsidi negara yang mungkin bocor ke kendaraan non-prioritas atau disalahgunakan untuk tujuan komersial. Data volume penyaluran 3 juta liter per hari [2] menunjukkan skala distribusi yang masif; jika tidak dikontrol, kebocoran ini dapat menggerus cadangan strategis dan memicu kelangkaan di tingkat lokal, sebagaimana dikhawatirkan oleh Ombudsman terkait 11 provinsi lain .

Dari perspektif pariwisata, kebijakan ini patut dicermati dampaknya terhadap mobilitas wisatawan dan pelaku usaha. Bali sebagai destinasi global sangat bergantung pada kelancaran logistik dan transportasi. Meskipun 66 SPBU dibuka 24 jam [3], antrean yang mengular di hari pertama mengindikasikan potensi inefisiensi sementara. Jika durasi antrean berkepanjangan, biaya operasional transportasi bisa meningkat, yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi harga jasa pariwisata. Namun, adanya prioritas untuk ambulans dan pemadam kebakaran [3] serta koordinasi dengan TNI/Polri [1] menunjukkan upaya mitigasi risiko gangguan layanan publik. Pertanyaan besarnya adalah apakah mekanisme ini cukup efektif menahan laju konsumsi tanpa mengganggu kenyamanan sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Bali.

Sumber

  1. detikNews, “Isi BBM di Bali Pakai Sistem Ganjil Genap Mulai Hari Ini” — news.detik.com
  2. ANTARA News Bali, “Pertamina: Volume penyaluran BBM ke SPBU di Bali capai 3 juta liter per hari” — news.google.com
  3. ANTARA News Jambi, “Pertamina Patra Niaga dukung Gubernur Bali terapkan ganjil genap BBM” — jambi.antaranews.com
  4. Kompas.com, “Pemprov Bali Minta Bupati-Walikota Bentuk Satgas Usut Kecurangan BBM Subsidi” — denpasar.kompas.com

Topik: Bali

Baca juga

Bali Terapkan Ganjil-Genap BBM Subsidi, 66 SPBU Buka 24 Jam